Cara Mengetahui Driver Komputer

Cara Mengetahui Driver Komputer - Kali ini admin BC akan memberikan tips tentang cara mengetahui driver komputer , driver komputer memang sangatlah penting terutama saat anda melakukan instalasi komputer, tidak bisa dibayangkan apabila komputer tanpa driver. Tentu komputer tidak akan berjalan dengan normal, karena program program komputer tidak akan berjalan lancar tapa adanya driver komputer yang cocok. Saya akan membagikan sedikit tips tentang cara mengetahui driver komputer yakni dengan bantuan software yang tentunya software ini gratis jadi anda tinggal mendownloadnya saja.


Berikut Merupakan Tampilan dari software CPU Z yang bisa anda download di website resminya cpuid.com

Pada software tersebut ditampilkan semua informasi dari hardware komputer yang akan memudahkan anda didalam mencari driver komputer tersebut.

Demikian artikel dari saya tentang Cara Mengetahui Driver Komputer, semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Terima kasih atas kunjungannya.

Cara Mendisable Folder ZIP

Cara Mendisable Folder ZIP - Selamat pagi sobat BC, di pagi hari ini admin BC akan berbagi ilmu tentang Cara Disable Folder ZIP, harap di simak baik-baik. Secara default, Windows Explorer akan menampilkan file berekstensi zip sebagai sebuah cabang treeview. Contohnya seperti gambar di bawah ini:


Semakin banyak file zip yang terdapat dalam suatu folder atau subfolder maka akan memperlambat saat Anda membuka folder atau subfolder. Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa mendisablenya. Caranya sebagai berikut:
  • Masuk ke DOS Prompt
  • Ketikkan: regsvr32 /u zipfldr.dll
  • Tekan Enter
Jika Anda mengikuti langkah di atas dengan benar maka hasilnya sebagai berikut:


Demikianlah artikel tentang Cara Mendisable Folder ZIP, semoga di tutorial kali ini sangat bermanfaat bagi anda. Terima kasih atas kunjungannya.

Tips Cara Merakit Komputer Sendiri

Tips Cara Merakit Komputer Sendiri - Belajar merakit komputer gampang-gampang susah. Kamu hanya perlu mengingat langkah-langkah penting dari yang akan dijelaskan artikel berikut ini. Kalau dahulu untuk merakit sebuah komputer, kamu perlu membeli sebuah buku, dan kemudian mempraktekkannya langsung. Sekarang ada cara yang lebih mudah, yaitu belajar langsung dengan melihat video dari Youtube.

Kami akan membagi pelajarannya dalam 4 pokok pembahasan, antara lain:

1. Persiapan Awal

Siapkan semua komponen komputer yang akan kamu rakit, seperti casing, mainboard, processor, video card, memori, harddisk, dan optical drive (DVD-Rom). Siapkan juga mur, sekrup yang terdapat pada bagian dalam casing, dan juga obeng dan tang. Buku manual mainboard juga diperlukan bila ada yang kamu tidak mengerti dalam pemasangan nantinya. 

2. Memasang Processor dan Memori pada Mainboard

Langkah selanjutnya adalah memasang processor pada mainboard. Bukalah kotak processor, dan keluarkan processor beserta heatsink yang dilengkapi dengan kipas. Pasangkan processor dengan memperhatikan tanda ‘siku’ yang ada pada processor dan pada soket di mainboard (geser dan angkat dahulu penutup soket processor pada mainboard). Pemasangan harus pas antara mainboard dengan processor.

Setelah itu pasangkan heatsink yang dilengkapi dengan kipas pada bagian atas processor. Pasangkan pengait di bagian kiri dan kanan heatsink. Setelah itu ‘kuncilah’ supaya heatsink menyatu dengan mainboard, dan tidak akan bisa mudah terlepas. Jangan lupa menghubungkan kabel power kipas dengan mainboard yang biasanya terletak dekat di bagian kiri atau kanan dari soket processor.

Pasanglah juga memori (RAM) pada soket yang tersedia pada komputer. Pastikan posisi pemasangan pada slot sesuai dengan letak dari memori. Setelah posisinya pas, tekan memori supaya masuk dan menyatu dengan mainboard. Ini akan terlihat pengunci di bagian kiri dan kanan akan otomatis naik ke atas, bila memori sudah terpasang dengan benar. 

3. Memasukkan Mainboard ke Casing komputer

Saatnya kamu memasukkan mainboard ke dalam casing. Kalau kamu kesulitan memasang mainboard atau terbentur dengan power supply, sebaiknya kamu copot dahulu power supply dari casing. Pasanglah dahulu ‘backplate’ penyangga (yang ada pada kotak mainboard) pada bagian dalam casing. Backplate sebaiknya disesuaikan dahulu dengan posisi mainboard, dan bolongin bagian aluminium yang mungkin masih tertutup aslinya dari pabrik.

Setelah itu pasanglah mur (cek dahulu posisi pemasangan supaya letaknya pas dengan mainboard) yang akan menjadi penyangga dari mainboard (mur bentuk atasnya bolong, bawahnya berbentuk sekrup) pada tempat yang disediakan pada casing. Pastikan posisinya tepat, dan kuncilah dengan tang. Setelah letaklah mainboard pada bagian atas mur, dan kuncilah dengan sekrup yang ada. Pastikan mur terpasang dengan benar, sehingga mainboard ketika diangkat, tidak akan bergerak.

Hubungkanlah colokan kabel power supply dengan mainboard, perhatikan kabel yang cocok untuk itu (biasanya letaknya dekat dengan memori). Ada 2 kabel yang harus kamu pasang (kalau komputer tipe tertentu atau tipe lama cuma 1 kabel saja).

Setelah itu ada kabel yang terletak pada bagian bawah casing, yang ada sekitar 15 buah kabel. Untuk memasangnya, kamu perlu melihat buku manual dari mainboard kamu, atau kadang ada keterangannya pada mainboard, Pasangkan dengan melihat posisi + dan – dengan benar, dan pastikan jangan sampai salah.

4. Memasang Harddisk dan DVD-ROM/RW

Langkah selanjutnya adalah memasang harddisk di tempat yang sudah disediakan pada bagian dalam casing. Biasanya letaknya ada di tengah-tengah bagian bawah dari casing. Janga lupa untuk menghubungkan kabel power ke harddisk, dan kabel data harddisk ke mainboard, setelah itu kuncilah dengan sekrup yang disediakan. Pada video di youtube pemasangan harddisk masih berupa harddisk tipe lama yaitu yang masih menggunakan IDE. Kalau harddisk SATA caranya kurang lebih sama, kamu hanya perlu mencocokan pemasangan kabel saja ke harddsik.

Langkah pemasangan DVD-ROM atau RW juga hampir sama. Kamu perlu mencopot dahulu penutup yang ada pada bagian atas casing. Setelah DVD-ROM terpasang, jangan lupa untuk mengunci keempat sisi DVD-ROM dengan sekrup yang disediakan. Jangan lupa juga menghubungkan kabel dari power ke DVD-ROM dan kabel data ke mainboard. Dan satu lagi kabel audio yang bisa kamu hubungkan dengan sound card (kalau ada) atau mainboard (kalau sound card kamu onboard).

Langkah terakhir adalah memasang VGA Card (kalau ada). Kalau VGA kamu onboard dengan mainboard, langkah ini bisa kamu abaikan. Slot VGA biasanya terletak di tengah-tengah mainboard (samping processor) dengan slot yang warnanya lain sendiri. Pada video yang dipasang adalah VGA Card AGP, untuk yang tipe baru (PCI-E), caranya adalah sama.

Demikianlah artikel dari saya tentang Tips Cara Merakit Komputer Sendiri, semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Terima kasih atas kunjungannya.

Tips Cara Memformat Ulang Harddisk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Linux pada Komputer PC / Laptop

Tips Cara Memformat Ulang Harddisk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Linux pada Komputer PC / Laptop - Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop anda. Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya. 

Jika berbagai cara sudah anda lakukan dan belum mendapatkan hasil yang memuaskan maka jalan pintas / singkat yang paling baik adalah dengan cara format ulang harddisk / hard drive yang ada di koputer pc / laptop anda. Pada tips ini akan diberikan beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tetapi tidak secara mendetail. Bila anda butuh bimbingan anda bisa menanyakan di forum situs organisasi.org ini. Mudah-mudahan saya atau kawan lain dapat membantu anda. 

A. Langkah dan Tahap Format Ulang Hard Disk

1. Back up file penting anda yang ada pada hardisk karena dengan format akan menghapus semua file yang ada di hard disk anda. Jika anda punya cd-rw drive atau dvd-rw drive anda bisa membakar file anda ke dalam cd atau dvd. Cara lain backup adalah dengan flash disk, disket floppy, disket zip, pindah file ke jaringan network lan atau internet pada komputer atau server lain dan lain-lain.

2. Setelah backup selanjutnya adalah membuat windows boot disk / rescue disk pada disket floppy 1.4 MB. Disket ini bertujuan untuk booting langsung ke disket tidak melalui harddisk anda. Istilahnya anda akan menggunakan os microsoft dos yang ada pada disket yang anda buat.

3. Ganti Setting Bios
Saat komputer dinyalakan anda harus langsung masuk ke tampilan bios untuk setting pilihan urutan boot. Caranya ketika komputer baru dinyalakan anda menekan dan menahan tombol delete sampai bios muncul di layar monitor komputer anda. Ganti urutan booting dengan urutan pertama floppy disk.

4. Format Hard Disk
Setelah bios diganti serta disave anda masukkan disket kemudian restart komputer anda. Nanti komputer anda akan otomatis boot dari disket tersebut dan pilih boot without cd-rom supaya proses booting bisa lebih cepat. Setelah masuk ke command prompt a:\ ketik format c: lalu tekan enter. Disesuaikan dengan jumlah partisi anda yang ada. Jika anda punya partisi 3 buah maka tambah perintah format d: dan format e:. Jika format telah selesai beri nama drive tersebut sesuai selera anda. Jika semua beres dan berjalan lancar maka proses format ulang telah selesai. Kini harddisk anda menjadi seperti baru kembali. 

B. Langkah dan Tahap Install Ulang OS Windows dan Linux

1. Install Windows 98 / 2000 / ME / XP / Vista / Linux
Langkah pertama dalam mengistall ulang operating system pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder. Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.

2. Setting Settingan Boot pada Bios
Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.

3. Install Driver dan Software
Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Demikianlah artikel dari saya tentang Tips Cara Memformat Ulang Harddisk dan Menginstall Ulang OS, semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Terima kasih atas kunjungannya.

Cara Merawat Motherboard Komputer

Cara Merawat Motherboard KomputerKomputer saat ini memang bukan lagi merupakan kebutuhan orang berpunya tapi lebih kepada kebutuhan pokok yang harus ada khususnya bagi semua jenis bidang usaha. Memang sih masih banyak juga yang belum menggunakan komputer alias komputer manual (mesin ketik) sebagai alat untuk mengetik. 

Motherboard atau mainboard ini sangat penting untuk kelancaran proses data karena semua komponen mulai dari prosessor, memori, media penyimpan data (storage), komponen Input-Output (I/O), kartu-kartu (cards) tertancap pada mainboard ini. 

Agar mainboard ini bisa lebih lama atau awet dalam pemakaian maka perlu diperhatikan tips singkat berikut ini : 
  • Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba. 
  • Perhatikan kebersihan bagian dalam CPU khususnya mainboard, apabila kotor lakukan pembersihan mainboard dengan menggunakan kompresor udara atau bisa juga dengan menggunakan kuas kurang lebih 3 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan. 
  • Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperatur di dalam ruang CPU. 
  • Bersihkan slot-slot atau konetor yang menghubungkan mainboard dengan komponen lainnya dari debu sekali sebulan. 
  • Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet). 
  • Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali digunakan/dihidupkan dlam seminggu.
Demikianlah artikel tentang Cara Merawat Motherboard Komputer, semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Terima Kasih atas kunjungannya.